Jenis-jenis Sistem Politik yang Perlu Anda Ketahui

Perlu Anda ketahui bahwa setiap negara pada dasarnya memiliki sistem politik yang berbeda satu sama lainnya. Dimana, setiap sistem yang mereka gunakan juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di Indonesia sendiri memiliki sistem demokrasi. Tentu masih ada banyak lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Oleh karena itu, simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Apa Saja Jenis-jenis Sistem Politik?

Jenis-jenis Sistem Politik yang Perlu Anda Ketahui

Pada dasarnya ada banyak jenis politik yang perlu Anda ketahui. Dengan begitu, nantinya akan jauh lebih mudah dalam membedakan antara satu sistem dengan sistem yang lainnya. Di bawah ini beberapa jenis yang bisa Anda ketahui tersebut:

  • Otokrasi tradisional

Merupakan sebuah sistem dengan bentuk politik yang dipilih atas dasar tradisi. Tidak hanya itu saja, dalam politik ini memiliki kelas-kelas mengenai ekonomi serta nilai moral. Untuk pemimpin nantinya menjaid sebuah badan kebersamaan.

Dalam politik yang satu ini lebih memberikan fokus kepada kolektivisme yang berlandaskan pada kekerabatan dibandingkan dengan individualisme. Dalam hal ini berarti kebebasan individu dalam sebuah kelompok sangat kurang dihargai. Pasalnya, lebih mementingkan keinginan golongan kecil dari penguasa.

  • Sistem totaliter

Sistem yang satu ini mempunyai beberapa ciri khas. Diantaranya yakni tidak terdapat persamaan dan kebebasan berpolitik. Akan tetapi, semuanya mempunyai kesamaan dalam bidang ekonomi. Dalam politik yang satu ini kewenangan mempunyai sifat sangat totaliter atau sangat memaksa.

Adapun partai yang ada dimanfaatkan sebagai kontrol politik maupun ekonomi masyarakat. Ideologi yang ada juga diyakini sebagai agama poli. Umumnya, negara yang memiliki politik ini berbentuk rezim otokrasi. Contohnya saja Republik Rakyat China hingga Korea Utara.

  • Sistem otoriter

Ciri-cirinya yakni rakyat sama sekali tidak diizinkan mengurusi politik. Dalam hal ini tidak boleh juga terdapat oposisi. Pemerintah juga tidak boleh dikritik oleh masyarakat. Umumnya, negara yang menerapkan sistem yang satu ini memiliki satu partai saja. Adapun sistem ini umumnya digunakan pada negara dengan sistem kerajaan. Salah satu contohnya adalah Arab Saudi.

  • Sistem oligarki

Merupakan sebuah negara yang dikuasai berdasarkan beberapa orang atau golongan elit saja. Akan ada banyak aturan yang dibuat oleh pemerintah agar setiap rakyatnya dapat mematuhi seluruh peraturan dan tunduk kepada pemerintah. Golongan elit ini pada dasarnya hanya memanfaatkan negara untuk mencapai apa yang mereka inginkan.

Dalam hal ini tentu saja tujuan negara seperti kemerdekaan, keadilan, hingga kesejahteraan masyarakat tidak dapat diwujudkan dengan baik. Dahulunya, negara yang menggunakan sistem ini adalah Yunani Kuno. Akan tetapi saat ini diterapkan oleh negara yang menganut komunis dikendalikan oleh anggota presidium.

  • Sistem demokrasi

Siapa yang belum mengenal sistem yang satu ini? Demokrasi merupakan salah satu sistem yang diterapkan di Indonesia. Dimana dalam sistem tersebut setiap orang memiliki persamaan dan kebebasan dalam berpolitik. Dalam sistem ini juga tidak ada jenjang berdasarkan ekonomi.

Untuk kewenangannya sendiri akan ditetapkan berdasarkan hukum serta undang-undang yang berlaku. Sistem demokrasi memiliki kekuasaan merata dari seluruh lapisan masyarakat. Dalam demokrasi meskipun terdapat perbedaan juga tetap dapat bersatu. Tentu saja demokrasi ini sangat pas dengan bangsa Indonesia yang memang memiliki banyak perbedaan suku, bahasa, budaya, akan tetapi tetap dapat bersatu juga.

Itulah beberapa sistem politik yang ada di berbagai belahan dunia. Setiap sistem tersebut pada dasarnya memiliki kelebihannya masing-masing. Beruntung karena di Indonesia menganut sistem demokrasi sehingga setiap orang memiliki persamaan dan bebas dalam berpolitik.